Rabu, 16 Maret 2011

move...... on.

sekedar memberitahukan apa yang ada pada saat ini, ternyata... gue udah gak ada perasaan suka sama abit (baca postingan gue yang judulnya "about you"). gak tau kenapa gue bisa gak suka lagi sama abit. mungkin, karena gue udah dibuat ngefly, terus dijatohin, dibuat ngefly lagi, dijatohin lagi. gua udah capek. gue udah males dibeginiin terus men.
gak ada kan orang yang mau perasaannya dimainin seperti ini? maka dari itu, gue mau bebas. mau move on. mau ngelupain rasa suka gue. rasa suka yang tak terbalaskan.

Minggu, 13 Maret 2011

kalimat-kalimat itu..

Tau Raditya Dika kan? tau buku-bukunya kan? di bukunya yang ke lima, Marmut Merah Jambu, gue nemuin beberapa kata-kata yang ngebuat gue diem, mikir, kata-kata yang menurut gue 'dalem' banget.

Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak sesungguhnya kita butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka lakukan, jatuh cinta sendirian.
Orang yang Jatuh Cinta Diam-diam, halaman 15.

karena luka hati, terutama ketika tidak dijahit, bisa jadi tidak akan pernah kering.
Balada Sunatan Edgar, halaman 58.

Unrequited love, atau cinta yang tak berbalas, adalah hal yang paling bisa bikin kita ngais tanah. Untuk tahu kalau cinta kita tak berbalas, rasanya seperti diberitahu bahwa kita tidak pantas untuk mendapatkan orang tersebut. Rasanya, sepertidiingatkan bahwa kita, memang tidak sempurna, atau setidaknyatidak cukup sempurna untuk orang tersebut
Pertemuan Terakhir dengan Ina Mangunkusumo, halaman 91

cinta mungkin buta, tapi kadang, untuk bisa melihatnya dengan jelas, kita hanya butuh kacamata yang pas.
Cinta Diatas Sepotong Chatting, halaman 197

kalau mimpi kita ketinggian, kadang kita perlu dibangunkan oleh orang lain
Dabel Trabel, halaman 212

oke, setelah ngebaca kalimat-kalimat itu, gua jadi tambah mikir. dunia kok gak adil ya? ada orang yang hatinya tersakiti gara-gara dia mencintai orang yang tidak mencintai dia. dan bagaimana perasaan orang yang dicintainya? mereka tentu tidak peduli dengan orang yang mencintainya, tidak peduli bagaimana perasaan sakit karena cinta tak terbalas. sungguh tidak adil dunia ini.

Sabtu, 12 Maret 2011

Unrequited love 2

Masih nyambung sama postingan gue kemarin yang judulnya 'unrequited love' itu.
gak tau kenapa ya gue masih ngebahas tentang cinta tak terbalas.
background song: maliq and d'essentials - untitled.
ketika itu, gue lagi baca-baca lagi buku raditya dika yang ke 5, marmut merah jambu. gue nemu kata-katanya raditya dika di buku itu yang ngebuat gua langsung JLEB banget:
Unrequited love, atau cinta yang tak berbalas, adalah hal yang paling bisa bikin kita ngais tanah. Untuk tahu kalau cinta kita tak berbalas, rasanya seperti diberitahu bahwa kita tidak pantas untuk mendapatkan orang tersebut. Rasanya, seperti diingatkan bahwa kita, memang tidak sempurna, atau setidaknya tidak cukup sempurna untuk orang tersebut
setelah baca kalimat itu, gue diem sebentar. gue mikir. kok itu pas banget sama apa yang gue rasain sekarang. ya, gue mengalami unrequited love. mengalami cinta tak terbalas.

Minggu, 27 Februari 2011

webcam hari jumat

hari jumat, pelajaran matematika
guru matematikanya gak dateng, jadi kita memutuskan untuk webcaman, check it out
(gue yang pake kerudung, kacamata)







para makhluk yang ada di foto: gue, abil, icha, imam, dimas, yuni, azka

photos of X6

foto-foto ini diambil pada hari kamis, bertepatan pada hari guru
kado buat wali kelas

dan karena gak ada pelajaran, kota memutuskan untuk foto-foto

lambang SLOYO