Kamis, 24 Februari 2011

Unrequited Love

Cinta Tak Terbalas. 1 kalimat. 3 kata. 16 huruf yang bila mengalaminya bisa bikin kita ngais tanah.
Cinta Tak Terbalas adalah perasaan dimana kita mencintai seseorang namun orang itu tidak mencintai kita. nusuk banget.
Cinta Tak Terbalas bagaikan bunga yang rela madunya dihisap oleh lebah dan ketika lebah telah selesai dan pergi meninggalkan bunga, bunga tersebut akan layu dan mati.
Menurut gue, Cinta Tak Terbalas itu jahat banget. Kita udah ngebuang waktu untuk selalu mencari tau semua tentang orang yang kita cintai, kita udah mencintai dan menyayangi sepenuhnya orang yang kita cintai, tapi apa yang kita dapetin? kita cuma dapet rasa sakit hati pas tau kalo orang yang kita cinta itu ternyata gak mencintai kita.
ketika kita ngerasain yang namanya Cinta Tak Terbalas, kita langsung ngerasa terinjak-injak oleh dunia. kita ingin segera pergi dari kehidupan.
Ada 2 tipe orang yang mengalami Cinta Tak Terbalas:
1. Pendendam
tipe orang seperti ini jika mengalami rasa cinta yang tak terbalaskan, dia akan membenci orang yang dia cintai dan dia menginginkan orang yang dicintainya suatu saat akan merasakan hal yang sama, yaitu sakit hati akibat cinta yang tak terbalas.
2. ya.. sudahlah
tipe orang seperti ini hatinya sungguh mulia. bila dia mengalami cinta yang tak terbalaskan, dia hanya pasrah dan terima. dia berpikir "yah, memang nasib gue begini yaudah mau diapain lagi?". dia cuma bisa mendoakan orang yang dia cintai bahagia dengan siapapun.
gue cuma tau segitu aja. postingan ini terinspirasi dari pengalaman gue yang mengharapkan orang yang gue suka bisa suka juga sama gue. tapi... harapan itu gak sesuai dengan apa yang gue inginkan.

Selasa, 15 Februari 2011

on 17 february

sekarang hari apa? selasa. sekarang tanggal berapa? 15.
dua hari lagi hari apa? kamis. dua hari lagi tanggal berapa? 17. ya, HARI KAMIS TANGGAL 17!
ada apa dengan hari itu?
di hari selasa tanggal 17 bulan februari tahun 1995 jam 11 siang gue lahir di dunia. jadi, dua hari yang akan datang adalah hari lahir gue. gue ngerasa deg-degan khawatir takut atau apalah gitu dengan tanggal 17 februari. gue takut kalo ulang tahun gue gak berkesan, biasa aja, dan gak ada yang spesial. dan ada lagi hal yang gue takutin yaitu SEMUA ORANG PADA MINTA TRAKTIRAN! ah paling males kan kalo dimintain begituan. oke itu belum seberapa. gue takut kalo keluarga gue GAK ADA YANG NGUCAPIN. tega sekali bukan? oh bisa-bisa gue nguburin diri kalo satupun keluarga gak ada yang ngucapin. dan gue bakalan bilang "MAMA PAPA AKU INI ANAK SIAPAAA??!" kalo bisa, gue pingin hari kamis 17 februari 2011 di skip aja deh.
oke, kita lihat saja apa yang akan terjadi pada dua hari yang akan datang itu seperti apa.

Sabtu, 29 Januari 2011

the unyu moment

I
girl: "do you like me?"
boy: "no, i don't like you"
girl: "ooh :("
boy: "listen, i don't like you but i love you girl"

II
girl: "do you want to stay with me?"
boy: "no, i don't"
girl: "oh :'("
boy: "i don't want to stay with you but i want to live with you"

III
girl: "do you want to say love to someone?"
boy: "yes i do"
girl: "oh, how lucky girl" *sad and disappointed* *gone* *received a phone call*
boy: "*in the call* hey, i love you!"

VI
girl: "would you'll be sad if i left?"
boy: "no"
girl: "ooh *sad*"
boy: "i wouldn't sad if you leave me. but i will die"

ahaaaaaaa betapa romantisnya kalimat-kalimat itu. andai aja ada yang ngomong gitu ke gue pasti gue udah ngefly ke surgaaaaaaaa.

Kamis, 20 Januari 2011

happy birthday a***

19 JANUARI 2011
tanggal itu... tanggal ulang tahun abit. happy birthday for you, i didn't dare to say it to you. iya, gue tau gue emang pengecut. pecundang. gak berani apa-apa.
sebagai gantinya, gue tulis "happy birthday a***" di belakang buku tulis bahasa inggris gue. i guess that's enough to replace to said directly to you. oke mungkin dia nganggep hal ini gak penting. but, its different with me. gue ngangep ini penting bangeeet!
biarkan aku menerima kenyataan ini. gue suka sama orang yang jelas-jelas gak suka sama gue. gue terima kok. love doesn't have to have, right?

about you

di postingan ini gue mau ceritain tentang.. ehem, orang yang gue suka.
namanya "abid maalikul mulki", orang yang pertama kali gue sukain semenjak masuk SMA.
kenapa gue bisa suka sama abit? ya gue juga gak tau. dan gue setuju banget tentang pepatah 'love is blind' dan gue terperangkap kedalam arus pepatah itu.
berawal dari dianterin pulang. eits tunggu dulu, dia juga mau nganterin gue pulang juga karena temennya yg biasa pulang bareng sama dia mau nganterin temen gue pulang. ya jadi sekalian nebeng gitu.
besoknya, disekolah tiba-tiba temen-temen gue pada ngeledekin "ciee yang kemaren dianterin pulang sama abit ciee" gue malu tingkat dewa. dan semenjak itulah gue suka sama dia. tapi sayangnya, gue ngerasain unrequite love. dia gak suka sama gue. biarkan rasa ini hilang dengan sendirinya.