Sabtu, 23 Maret 2013

Pertanyan yang mungkin Tidak Butuh Jawaban

Satu.
"cepett! aduuh cepeeetann!" terlihat seorang ibu hamil di dalam taksi berteriak menuju tempat bersalin terdekat. taksi melaju cepat. hampir sampai. dan tempat bersalinnya kelewatan. taksi pun memutar balik. Lahirlah seorang anak perempuan, yang mana posisi lahirnya dikeluarkan kakinya duluan. menandakan lengkaplah ketiga anak perempuan di salah satu keluarga ini. 

Dua.
Beberapa tahun kemudian, ketika anak itu sudah bisa berpikir, dia mulai berpikir. apakah ini adalah waktu, lingkungan, dan keluarga yang tepat dari Sang pencipta? dan bagaimana kalau dia berada tidak pada waktu, lingkungan, dan keluarga saat ini.

Tiga.
Lagilah dia berpikir, bagaimana jika dia berteman bukan dengan yang ada saat ini. bagaimana jika dia tidak bersekolah di tempat sekolahnya sekarang. bagaimana jika dia tidak sering membeli dvd bajakan di tempat yang mana penjualnya itu ganteng.

Empat.
Sedang berpikir, apa yang ada di pikiran anak-anak lain yang membeli sebuah pembersih tangan multifungsi sebagai gantungan tas sekolah penunjang pergaulan, yang mana dipakainya sangat irit-irit sekali, dan kalau bisa jangan dipakai.

Lima.
Masih berpikir. bagaimana bisa dia menggantungkan sebutir cita-cita yang menakjubkan pada masa kecilnya. dan mengganti cita-citanya pada sebuah yang lebih realita dan masih pada jangkauan logika ketika sudah dewasa.

Enam.
Terus berpikir. bagaimana bisa pada sekolahnya ada segelintir mitos bahwa siswa kelas 12 selalu tertimpa masalah pada detik-detik menjelang kelulusan. mitos bahwa selalu terjadi skenario siswa ada yang tidak lulus pada tahun ganjil (2011, 2013), dan lulus semua pada tahun genap (2010, 2012). mencoba menalarkan kebenaran dari mitos tersebut dengan kejadian yang memang persis.

Tujuh.
Mungkin ini pemikiran terakhir. setelah berbagai pertanyaan, dia akhirnya menyingkap. bahwa kalimat-kalimat diatas adalah pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu untuk di jawab. misteri membuat beberapa hal menjadi unik, dan tidak membuka hal-hal yang telah terbungkus rapi. tidak perlu dibongkar. barang kali, waktu yang akan mencari tahu jawabannya.

Sabtu, 16 Maret 2013

Tentang Selanjutnya

Hari bergulir semakin mendekati Ujian Nasional. dan gue semakin rajin-rajinnya bermain. Iya, main.
Karena semakin dekat waktu sebuah perpisahan, semakin kuat rasa kebersamaan. Kata orang bijak sih kayaknya gitu.

 Mungkin sama seperti siswa lain, gue sedang berpikir bagaimana cara memberlakukan 20 paket UN dengan Tom n Jerry (yang sudah menjadi rahasia umum bagi peserta didik yang akan atau telah berhadapan dengan UN). gue sedang berpikir keras. Beruntung, ternyata posisi duduk saat UN gue ada di paling belakang. sangat beruntung, karena 3 tahun berada di SMA, gue selalu ada di posisi paling depan. selalu.

Saat pemilihan Perguruan Tinggi Negeri SNMPTN beberapa waktu lalu, gue memilih
jangan permasalahkan fotonya.jangan.

sebenernya gue pesimis. bagaimana, berapa, seperti apa, lapangan kerja bidang Sastra Indonesia. tapi, mungkin Yang Kuasa akan menunjukkan jalan. Salam Super...market.